Jumlah Pengunjung :
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

SMS Anda

Polling

Pendaftaran haji sekarang ini apakah sudah cukup baik?
 

Album Foto

Saat ini ada 27 orang online
Bangladesh Hidupkan Haji Laut PDF Cetak E-mail
Senin, 08 Februari 2010 18:30
Jakarta (MCH). Tahun Depan sekitar 18.000 jemaah haji akan melaksanakan haji dengan kapal laut. Haji laut ditutuo tahun 1985 dan kini dihidupkan lagi untuk menghemat biaya sampai 40%. Keputusan untuk melanjutkan operasi kapal haji diambil di interdep pada hari Minggu pertemuan dengan Menteri Transportasi Shajahan Khan.
Kepada wartawan setelah pertemuan itu dikemukakan bahwa  18.000 jemaah haji tahun depan akan diberangkatkan melalui kapal laut dengan enam trip. Haji laut disulkan Eden Line, agen lokal perusahaan Italia. Demikian seperti diberitakan bdnews.com edisi Senin, 8 Februari hari ini. (MH)
 
Saudia Siap Layani Umrah dan Wisata PDF Cetak E-mail
Minggu, 07 Februari 2010 11:53
 

Jakarta (MCH). Saudi Arabian Airlines atau Saudia, maskapai penerbangan milik pemerintah Kerajaan Arab Saudi secara resmi akan mensponsori penerbangan umrah dan wisata ke Arab Saudi dari 4 negara: Turki, Suriah, Mesir dan Maroko yang sudah dilaksanakan sejak bulan januari lalu.

Menurut Asisten Direktur Jenderal Saudi Arabian Airlines untuk Hubungan Masyarakat, Abdullah bin Mishbib Al-Ajhar, maskapai Arab Saudi ini mulai bergegas melakukan peran utamanya sebagai maskapai penerbangan nasional yang mengutamakan penerbangan ibadah dan wisata itu sebagai industri investasi jangka panjang.

“Di samping kepentingan besar bagi pengembangan layanan untuk penumpang jemaah haji dan umrah,” kata Al-Ajhar, seperti dikutip harian Al-Watan edisi Ahad, 7 Februari hari ini. Menurutnya, Saudia menawarkan sejumlah paket wisata dan umrah dengan melibatkan sejumlah biro perjalanan mitranya. (MH)

 
Diupayakan Pemondokan Lebih Dekat PDF Cetak E-mail
Jumat, 05 Februari 2010 10:24

Jakarta (MCH). Pemerintah melalui kementerian agama berupaya agar jarak pondokan jamaah haji di Mekah dengan Masjidil Haram tahun 2010 ini semakin dekat. ''Kalau tahun lalu jarak terjauh masih sekitar tujuh kilometer, kami upayakan jarak terjauh untuk tahun ini adalah 4000 meter dari Masjidil Haram,'' tandas Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah kementerian Agama, Slamet Riyanto pada Evaluasi Haji di Jakarta, Kamis malam (5/2).

Sementara untuk pondokan di Madinah, menurut Slamet, jika tahun lalu 83 persen berada di wilayah Markaziah, maka untuk tahun ini diupayakan mencapai 90 persen pondokan jamaah berada di wilayah Markaziah. ''Dari pengalaman tahun lalu, memang yang terpenting adalah sosialisasi soal jarak ;pondokan ini pada jamaah, harus benar-benar tersosialisasikan,'' tegasnya didampingi Sekretaris Dirjen Haji, Abdul Ghafur Djawahir dan Kapuspinmas, Mashuri.

Diakui Slamet bahwa persoalan akomodasi dan pondokan jamaah merupakan titik krusial permasalahan seputar penyelenggaraan haji. ''Untuk pelayanan kesehatan, tahun ini juga akan lebih baik. Sementara untuk masalah konsumsi, kami tengah kaji kembali apakah masih mempertahankan parasmanan atau kemasan dalam box. Ini juga masukan-masukan dari para jamaah,'' tandas Slamet. (*)

 
Pemondokan Hjai Paling Krusial PDF Cetak E-mail
Jumat, 05 Februari 2010 10:16

 

Jakarta (MCH). Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Slamet Riyanto mengakui bahwa persoalan pondokan bagi jemaah haji pada tahun mendatang masih menjadi masalah krusial. "Jika ini (pondokan di Mekkah dan Madinah, red) bisa diselesaikan lebih awal, tentu persoalan besar sudah dapat diatasi bagi penyelenggaraan ibadah haji," katanya di Jakarta, Kamis malam.
Ia menjelaskan itu terkait evaluasi nasional penyelenggaraan ibadah haji pada musim haji 1430H/2009M Kamis, 4 Februari kemarin. Persoalan penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun yang menyerap perhatian besar adalah pada persoalan pondokan disamping transportasi. “Jika saja pondokan teratasi, secara otomatis pula persoalan transportasi sedikit teratasi,” katanya.
Pada penyelenggaraan haji tahun silam, pondokan di Mekkah paling jauh 7 kilometer. Untuk musim haji mendatang, Kementrian Agama menargetkan paling jauh 4 kilometer. "Ini bukan persoalan mudah, karena haji berkaitan dengan kebijakan negara tuan rumah," katanya, seperti dikutip Antara hari Kamis, 4 Februari kemarin.
Untuk itulah, seperti dikemukakan Menteri Agama Suryadharma Ali, tim perumahan sudah harus bergerak cepat pada bulan ini. Tim perumahan sudah terbentuk dan paling lambat Maret 2010 sudah harus datang ke tanah suci untuk menyelesaikan kontrak bagi pemondokan jemaah haji tahun mendatang.
Dewasa ini, menurut Menag, penggusuran dan perluasan Masjidil Haram masih terus berlangsung. Sejumlah bangunan termasuk hotel terkena digusur guna memberikan kenyamanan bagi jemaah haji dari seluruh dunia. Dengan demikian, persaingan untuk mendapat pondokan bagi jemaah haji dari tiap negara semakin ketat. Indonesia harus mengerahkan tim perumahan agar mendapatkan perumahan lebih dekat lagi dengan Masjidil Haram, termasuk untuk kawasan Markaziah, Madinah.
Pada musim haji lalu, jemaah Indonesia bisa berada menempati ring I sebanyak 30 persen dari 210 ribu jemaah haji Indonesia. Sebanyak 70 persen berada di ring II yang berjarak paling jauh 7 km. Untuk tahun mendatang, diharapkan 27 persen jemaah haji Indonesia bisa menempati ring I di Makkah. "Ini yang kita harus perjuangkan, kendati tasyrih yang digunakan masih tahun lalu," kata Slamet Riyanto.
Soal tasyrih (izin) ini, menurut Slamet, kadang juga menjadi persoalan lantaran rumah yang didapat lebih awal. Ketika akan digunakan, pemerintah setempat mengeluarkan aturan perizinan baru yang mengharuskan pemilik bangunan melengkapi persyaratan tertentu.
Seperti tahun lalu, bangunan harus menggunakan tangga darurat dan lift dengan persyaratan tertentu. Padahal saat itu, bangunan sudah dikontrak. "Di sinilah, sebagai tamu di negara lain, kita harus pandai menyesuaikan diri," kata Dirjen PHU.
Hal lain yang tak kalah menyedot perhatian adalah persoalan katering. Ada yang minta dalam bentuk kotak, ada yang minta disuguhkan secara transparan. Belum lagi menyangkut selera dan rasa. Karena itu, ia berharap, ke depan, juru masak harus lebih banyak didatangkan dari tanah air agar jemaah dapat terpuaskan di tanah suci.
Untuk tahun ini, menurut Slamet Riyanto, ada persoalan yang menonjol setelah diberlakukannya paspor hijau bagi jemaah Indonesia. Yaitu, banyaknya jemaah haji non-kuota terlantar di tanah suci. Ini merupakan dampak dari kebijakan paspor coklat sudah dihapus sebagai akibat diberlakukannya paspor hijau atas permintaan Arab Saudi.
Ribuan jemaah haji non-kuota terlantar di tanah suci. Panitia penyelenggara ibadah haji harus mengurusi mereka itu. Ini sebagai akibat adanya oknum tak bertanggung jawab sehingga pemerintah pun harus turun tangan.
Ke depan, soal haji non-kuota ini akan ditertibkan dengan cara mengajak pihak imigrasi dan kementrian luar negeri memperketat pengeluaran paspor. Kebanyakan haji non-kloter yang terlantar itu berasal dari Madura, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Selatan, kata Slamet. (*)

 
Tabung Haji Malaysia Bagi Bonus RM1,1 Milyar PDF Cetak E-mail
Jumat, 05 Februari 2010 10:11

Jakarta (MCH). Lembaga Tabung Haji (TH) –yang selama menjadi penyelenggara haji di Malaysia,  mengumumkan bonus bagi nasabahnya sebanyak 5% untuk tahun 2009 ini. Tabung Haji akan mengeluarkan anggaran sekitar RM1,1 Milyar kepada 5.1 juta nasabahnya.
Hal ini dikemukakan Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Seri Jamil Khir Baharom, Kamis, 4 Februari kemarin. Menurut Baharom, bonus itu adalah tambahan 2,75% dari bonus interim sebanyak 2,25% bagi separuh tahun pertama 2009 yang sudah dibayarkan kepada nasabah pada Oktober tahun lalu.

Menurut Baharom, bonus tambahan itu dikreditkan ke dalam rekening nasabah Tabung Haji paling cepat hari Senin, 8 Februari mendatang. Tabung Haji mencatat pendapatan RM1.689 Milyar tahun lalu, dengan keuntungan operasi RM1.245 Milyar dan untung selepas zakat menjadi RM1.119 Milyar.

"Kadar bonus ini lebih baik berbanding kadar bagi simpanan tetap dan tabungan komersial. Tabung Haji mengekalkan kadar bonusnya pada 2009 dan tahun sebelumnya dalam suasana kadar pasaran dan keuntungan deposit di perbankan komersial yang menurun sejak 2008," kata Baharom.

Bonus interim 2.25% dengan nilai RM465 juta sudah diserahkan kepada nasabah pada Oktober lalu.
"Pendapatan keuntungan selepas zakat Tabung Haji masing-masing sebanyak RM1.7 Milyarn dan RM1.1 Milyar meningkat pada kadar 12% berbanding 2008," katanya.
Pada tahun lalu, katanya, dana nasabah Tabung Haji ialah RM23 Milyar, meningkat 12% dari RM20.6 Milyar pada 2008. "Peningkatan ini menunjukkan keyakinan nasabah dengan penambahan simpanan RM5,9 Milyar dan penambahan nilai sebanyak RM3,8 Milyarn dari aktiva imvestasi sejak 2006. "Sebanyak 49% atau kira-kira RM827,6 juta pendapatan Tabung Haji bagi tahun lalu adalah hasil keuntungan urus niaga saham," katanya.
Menurut Jamil Khir Baharom, nilai zakat Tabung Haji  tahun lalu juga meningkat RM1 juta berbanding RM38 juta pada 2008. Seperti diketahui, Tabung Haji pernah membayar bonus setinggi tujuh persen pada 2007. (Musthafa Helmy)